Menyalurkan bantuan lewat www.cimbuak.net
Written by hendry
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh
Innalillaahi Wainnailaihirooji’uun
Tanggal 30 September 2009 pukua 17:16 Wib, Gampo dengan kakuatan 7,6 SR kumbali mangguncang Ranah Minang.
Untuak mambantu dunsanak kito di kampuang,cimbuak memfasiltasi dengan mambuka Dompet Bantuan Musibah Gampo untuak di serahkan ka kampuang halaman.
Bagi dunsanak nan akan memberikan sumbangan, dapek di salurkan melalui :
Untuk Penyaluran Sumbangan
Bank Mandiri :
Yayasan palanta Cimbuak
Bank mandiri cab. Sarinah
No.rek. 103-0004.9210-17
Kode SWIFT Bank Mandiri (untuk sanak yang berada diluar negeri) : BEIIIDJA
atau
Bank BCA :
RENY MUSTIKA
No Rek :777 0402 802
BCA KCU DAGO
Untuk memudahkan bagi Panitia, bagi penyumbang yang melalui Bank BCA dan Bank Mandiri, mohon di tambahkan angka 009, sebagai indetifikasi Sumbangan Bantuan Gempa Sumbar, contoh : Anda akan menyumbangkan Rp. 10.000,- maka mohon di transfer sebanyak Rp. 10.000,009. Terima Kasih
atau melalui

Paypal melalui email webmaster [at] cimbuak. net
* untuk yang mengirimkan lewat paypal harap konfirmasi di comment dibawah
Untuk konfirmasi donasi :
Lelo : 0818-274 670
Bagi dunsanak nan alah mengirim sumbangan mohon ditulih katerangan “Bantuan Gempa Sumbar”
Mari berlomba-lomba berbuat kebaikan.
Barek Samo Dipikua, Ringan Samo Dijinjiang

Secara kodrati perempuan dan laki-laki disisi adat Minangkabau tidak dapat disamakan. Sebab bila kodrati perempuan dan laki-laki disamakan bertentangan dengan ajaran “Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” (ABS,SBK). Namun kedudukan dan peran perempuan dapat diberdayakan seoptimal mungkin. Dalam adat Minang, kedudukan dan peranan perempuan itu sangat besar dan sangat diharapkan keberadaannya. Adat Minangkabau sejak dulu mendudukkan perempuan pada sisi yang besar. Peranan perempuan terlihat pada asas Sistem Kekerabatan Matrilinial (SKM) di Minangkabau. Nenek moyang orang Minang sudah beretetapan hati menghitung garis keterunannya berdasarkan garis keturunan ibu. SKM itu sulit dibantah karena SKM ini merupakan dalil yang sudah hidup, tumbuh dan berkembang di Minangkabau. Asas SKM itu mengandung tujuh ciri kekerabatan menurut ajaran adat Minangkabau, dimana ciri ciri matrilineal di Minangkabau adalah :
Umat Islam di Ranah Minangkabau menjadikan surau sarana perguruan membina anak nagari.
Pulai batingkek naiak
Nan kanduang kamanakan mamak
Tiap tiap Penghulu dalam nagari wajib melakukan dan memakai akal yang baik, begitu juga membawa kaum kerabatnya dan orang banyak kepada kebajikan, dan mencari ikhtiar akan menolak jalan kejahatan.
Bagi masyarakat Minangkabau atau Sumatera Barat pada umumnya surau tidak saja berfungsi sebagai tempat beribadah atau shalat tetapi sejak dari dulu sudah menjadi tempat/pusat kegiatan masyarakat dalam banyak hal (serba guna). Mulai dari rapat/pertemuan, peringatan hari-hari bersejarah dan kegiatan sosial lainnya.












Recent Comments