Oleh : Padang Ekspres
Mengunjungi Nagari Canduang kurang afdol rasanya jika tak singgah di Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang. Di kawasan ini terdapat makam Syekh Soelaiman Arrasulli atau Inyiak Canduang dan surau tua; tempat awal ia mengajarkan ilmu agama.
Memasuki gerbang pondok pesantren, nuasan Islami begitu kental terasa. Didukung suhu yang sejuk dengan latarbelakang pemandangan Gunung Merapi, rasa sejuk terus merasuki jiwa. Di gerbang pesantren, tepat di Pos Satpam terlihat, Warning: Kawasan Wajib Berbusana Muslim!. Lepas dari gerbang, langsung terlihat sebuah makam, persis di halaman Pesantren berbentuk leter U dan berlantai III itu.Itulah makam Inyiak Canduang. Letaknya agak ke pojok halaman dekat dengan kantor pesantren. Mendekati makam, di nisannya tertulis Syekh Soelaiman Arrasulli bin Muhammad Rasoel, lahir 10 Desember 1871, wafat 1 Agustus 1970, atau wafat di usia 99 tahun. Di batu yang lain juga tertulis; 30 tahun menjadi guru besar dalam agama Islam (1908-1938).
Menyusuri Jejak Syekh Sulaiman Arrasuli atau Inyiak Canduang, Ajarkan Kitab Kuning dari Surau Hingga
•September 2, 2008 • No CommentsAkidah dan Akhlak Ruh Dakwah Pendidikan, Strategi Menghidupkan Pembinaan Madrasah, di Sumatera Barat
•August 20, 2008 • 1 CommentPendahuluan
Upaya dan usaha umat Islam di Sumatera Barat di dalam menghidupkan perguruan Islam yang disebut Madrasah (kini lazim disebut Pesantren) sepanjang sejarah pendidikan Islam di Indonesia.
Khusus untuk daerah Minangkabau, Provinsi Sumatera Barat, upaya itu tampak jelas sejak dari mula pendiriannya oleh ulama di nagari dan masyarakat selingkarannya. Demikian pula dengan pengembangan madrasah-madrasah itu, sejak dari surau, mulai dari wirid ke madrasah, sampai ke perguruan tinggi, selalu dengan perlibatan dan pemberdayaan semua potensi masyarakat, sejak dari kampong sampai ke rantau.
Usaha-usaha terpadu ini, telah melahirkan berbagai tingkat pendidikan, sejak dari tingkat awaliyah, ibtidaiyah, tsanawiyah, ‘aliyah, hingga ketingkat kulliyah. Hasilnya, hingga saat ini, kita temui sebagai upaya bersama masyarakat, yang sesungguhnya sudah melalui rentang waktu yang panjang.
Selama dua abad sampai sekarang, sejak kembalinya tiga serangkai ulama zuama Minangkabau (1802), yaitu Haji Miskin di Pandai Sikek, Luhak Agam, Haji Abdur Rahman, di Piobang, Luhak Limopuluah, dan Haji Muhammad Arief, di Sumanik, Luhak nan Tuo, Tanah Datar, lazim dikenal bergelar Tuanku Lintau. Ketiga mujahid dakwah ini telah membawa penyadaran pemikiran dan memacu semangat umat mengamalkan agama Islam yang benar di dalam kehidupan beradat di Minangkabau. Jalan yang mesti ditempuh adalah menggiatkan masyarakat menuntut ilmu.
Pengertian Alur, Pasambahan dan Pidato dalam Adat Minangkabau
•August 16, 2008 • No CommentsOleh : R. St. Tandiko dan M.I. Rajo Batuah
Wednesday, 16 February 2005
Alur
Biasanya dipakai di didalam penuturan ninik mamak dan cerdik pandai pada upacara adat di Minangkabau. Isinya banyak mengandung kiasan, pepatah-petitih sesuai dengan bunyi pepatah Minangkabau :
Tembak dibari ba alamat, kato dibari bakiasan
Kilek baliuang alah ka kaki, kilek camin alah kamuko
Kilek kasai masuak ayie, kilek kato masuak hati
Bagarih samo taraso, bagumik samo katuju
Pasambahan,
Biasanya dipakai oleh orang muda pada upacara adat. Isinya mengandung ibarat anak mudo, seperti pantun yang menjadi permainan anak muda dalam nagari, dan merupakan bunga adat bagi ninik mamak.
Pidato,
juga biasa dipakai oleh para pemuda pada upacara adat yang sifatnya lebih besar, seperti pada acara pengankatan penghulu, atau Alek Badatuak. Isinya banyak mengandung Tambo adat lama pusaka usang Alam Minangkabau.
Continue reading ‘Pengertian Alur, Pasambahan dan Pidato dalam Adat Minangkabau’
Kato Pusako : Raso jo Pareso•August 10, 2008 • 1 CommentOleh A.B. Dt. Majo Indo
Nak tahu dipadeh lado Elok diurang katuju dek awak Nasi dimakan raso sakam Mencermati Seni Tradisi Bernafaskan Islam di Minangkabau•August 9, 2008 • No CommentsOleh Ediwar Chaniago / Singgalang Dilihat dari segi sejarah, seni bernafaskan Islam pada awalnya berkembang di surau-surau, yaitu berfungsi sebagai media dakwah dalam pengembangan agama dan ajaran Islam oleh ulama-ulama kepada murid-murid di surau. Kesenian gaya surau yang cukup populer misalnya, salawat dulang, dikie rabano, albarzanji, indang dan sebagainya. Kesenian ini berawal dari lingkungan murid-murid surau dalam mempelajari agama Islam. Lewat kesenian itulah dipantulkan pula ajaran Islam, seperti puji-pujian kepada Allah, sanjungan kepada Nabi dan riwayatnya, sanjungan pada Alquran dan sebagainya. Continue reading ‘Mencermati Seni Tradisi Bernafaskan Islam di Minangkabau’ Transformasi Nilai-nilai Budaya Minangkabau•July 29, 2008 • No CommentsOleh : Novi Yulia / Padang Ekspres
Bebicara tentang budaya, di Minangkabau tidak akan bisa lepas dari membicarakan adat, syarak dan seni. Pada kata adat mengandung kearifan, terkait habbluminannas. Karena adat merupakan strata yang menata hidup dan kehidupan suatu masyarakat dalam bingkai humanisasi atau kemanusiaan. Dengan adat masyarakat Minangkabau menjadi masyarakat yang memiliki landasan dan pijakan dalam mengeksisitensikan diri di tengah kehidupan bersosial. Strata-strata adat manata dan memanajemen baik secara pribadi maupun secara kolektif di tengah kehidupan bermasyarakat. Sehingga adanya suatu rasa untuk menghargai keberadaan orang lain. Pengaplikasian ini salah satunya dengan menjalankan suatu aturan dalam berkomunukasi dan berinteraksi yang sopan. Dengan menggunakan kata yang empat: Continue reading ‘Transformasi Nilai-nilai Budaya Minangkabau’ Pernikahan Adat Minang Lubuk Jantan•July 28, 2008 • No Commentsoleh : Buchyar/www.pelaminanminang.comSetiap daerah di Minangkabau memiliki adat pernikahan yang sedikit banyak berbeda dari daerah lain. Pada hari kedua Ragam Pernikahan Nusantara 2007 tanggal 15 November, Pelaminan Minang Buchyar menampilkan prosesi pernikahan adat Minang Lubuk Jantan, Lintau - Kabupaten Tanah Datar di provinsi Sumatera Barat. Dalam prosesi pernikahan adat Minang khas Lubuk Jantan ini dipandu oleh Ibu Nusye sebagai pembawa acara dan disaksikan oleh wakil dari Bupati Tanah Datar. Pelaminan khas Lubuk JantanPelaminan khas minang ala Lubuk Jantan yang diperagakan oleh Pelaminan Minang Buchyar ini bertaburkan kain bersulamkan benang emas dengan warna yang mendominasi hitam, warna yang mewakili kalangan datuk. Singgasana pengantin di buat untuk bersila dan bersimpuh, dan bukan duduk di kursi yang melambangkan bahwa semua orang sederajat.
Andok•July 28, 2008 • No CommentsOleh : Yusrizal KW/Padang Ekspres
Bermain dan berkilah di balik atau dengan (kata) “andok”, kita bisa melahirkan ungkapan-ungkapan yang kesannya main-main, tapi ada arti dan makna yang bisa direnungkan. Maandokan kuku, betapa ungkapan itu, memberi arti kepada seseorang yang tak ingin pamer kekuatan, ingin tampak biasa-biasa saja. Maandokkan muko, ungkapan ini, bisa saja kita artikan, orang yang tak mampu menatap orang lain, karena suatu perbuatan yang memalukan di masa lalu. Walau, sedalam-dalamnya dia maandokan muko, orang tetap tahu. Karena itu, orang demikian, punya ungkapan sendiri: Kama muko kadiandokkan, arang alah tacoreang di kaniang (kemana muka akan disembunyikan, arang sudah tercoreng di kening). Tentu, kalau kita buat ungkapan, begini misalnya: suko maandokkan muko (suka menyembunyikan wajah), artinya lebih mengarah kepada dia seorang pemalu. Suka memerah mukanya kalau ditatap orang di depannya. Cioteh WH :Tatolong Ai Jadi Calon Dek Lampu Mati•July 28, 2008 • No CommentsOleh : Wisran Hadi/Padang Ekspres
“Bako, anak pisang, andan pasumandan, sumando manyumando, pambayan rusuak, kamanakan di bawah luruik, kamanakan di bawah tapak,” jawek Sabai Nan Aluih.? “O, jadi aciak ka sato pulo mandaftar?” tanyo Mangkutak sambia bakipeh, padohal hari indak angek bagai doh. Continue reading ‘Cioteh WH :Tatolong Ai Jadi Calon Dek Lampu Mati’ MEMBANGUN KARAKTER MASYARAKAT MINANGKABAU•July 19, 2008 • No CommentsOLEH : H MAS’OED ABIDIN PEMAHAMAN ADAT MINANGKABAU TERHADAP NILAI-NILAI ABSSBK. 1. nilai-nilai ketuhanan, Continue reading ‘MEMBANGUN KARAKTER MASYARAKAT MINANGKABAU’ |













